KEHIDUPAN DI BUMI
Bukti menunjukkan bahwa kehidupan di bumi telah ada sekitar 3,7 miliar tahun. Keanekaragaman kehidupan di Bumi saat ini adalah hasil dari interaksi dinamis antara kesempatan genetis, kemampuan metabolisme, tantangan lingkungan, dan simbiosis. Hampir selama keberadaannya, lingkungan Bumi yang dapat dihuni telah didominasi oleh mikroorganisme dan berada di bawah metabolisme mereka dan evolusi. Sebagai akibat dari aktivitas mikroba tersebut pada skala waktu geologis, lingkungan fisik-kimia di Bumi telah berubah, sehingga menentukan jalan evolusi kehidupan berikutnya. Lingkungan yang berubah menimbulkan tantangan evolusi baru untuk organisme yang ada saat itu, yang akhirnya menagkibatkan pembentukan hewan dan tumbuhan di planet kita.
Kehidupan dibumi sangat dipengaruhi oleh makhluk hidup yang ada didalamnya; manusia, hewan, dan tumbuhan. Kehidupan akan seimbang jika ketiga makhluk ini saling menjaga satu sama lain. Dalam hal ini, manusialah yang sangat berperan dalam kehidupan yang ada di bumi, karena hanya manusia yang mempunyai akal untuk mengetahui cara terbaik agar bumi selalu terjaga kelestariannya, keindahannya, dan juga kenyamanannya untuk bisa ditinggali.
Tetapi belakangan ini manusia selalu lupa untuk menjaga lingkungan, bahkan sengaja merusaknya karena kebutuhan hidup yang tinggi. Misalnya menebang hutan secara ilegal dan menjual kayu hasil tebangan itu ke luar negri karna harganya yang lumayan mahal. Tetapi manusia-manusia itu tidak memikirkan bagaimana hewan hewan bahkan tumbuhan langka yang ada di dalam hutan itu untuk tetap hidup.
Contoh lainnya adalah rumah kaca dengan efek memanasnya suhu dibumi dan mencairnya es yang ada di kedua kutub bumi. Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga berakibat kepada beberapa pulau kecil tenggelam di negara kepulauan , yang membawa dampak perubahan yang sangat besar.