Selasa, 26 Juni 2018

Pengertian Metode Ilmiah dan perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam

METODE ILMIAH 
Metode ilmiah adalah suatu metode untuk mencari suatu pengetahuan melalui serangkaian sistem tertentu atau suatu pendekatan sistematik untuk melakukan penelitian (Chang, 2003).Dan juga metode ilmiah adalah untuk mencari pengetahuan baru. Dapat disebut sebagai pengetahuan ilmiah jika melibatkan metode inkuiri yang berdasarkan pengamatan  pada bukti empiris atau data terukur sesuai prinsip penalaran yang berlaku, eksperimentasi dinilai penting sebagai instrumen utama dalam metode ilmiah. 
 Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kita lakukan : 
Jika kita ingin melakukan penelitian, maka harus ada masalah yang akan kita teliti. Masalah-masalah tersebut bisa kita ambil dari sekitar kita.  
Setelah menemukan masalah yang akan kita teliti, maka kita harus mencari solusi dan cara mengatasi masalah tersebut. 
  1. Langkah KetigaMenentukan Hipotesa dari Rumusan Masalah 
Lalu kita menentukan hipotesa yang kita miliki setelah menemukan masalah dan cara mengatasi dengan penelitian tersebut. 
Melakukan percobaan dengan rumusan masalah yang ada 
Setelah penelitian selesai maka kita simpulkan hasilnya dan menyajikan apa yang telah kita dapatkan dari penelitian tersebut. 


PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 
Awal dari IPA dimulai pada saat manusia memperhatikan gejala-gejala alam, mencatatnya kemudian mempelajarinya. Pengetahuan yang diperoleh mula-mula terbatas pada hasil pengamatan terhadap gejala alam yang ada. Kemudian makin bertambah dengan pengetahuan yang diperoleh dari hasil pemikirannya. Selanjutnya dari peningkatan kemampuan daya pikirnya manusia mampu melakukan eksperimen untuk membuktikan dan mencari kebenaran dari suatu pengetahuan. Dari hasil eksperimen ini kemudian diperoleh pengetahuan yang baru. Setelah manusia mempu memadukan kemampuan penalaran dengan eksperimen ini lahirlah IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) sebagai suatu ilmu yang pasti. 
Perkembangan IPA itu sendiri mulai berkembang sangat lambat antara abad 15-16. Namum perkembangan IPA lebih pesat setelah adanya konsep Copernicus yang kemudian diperkuat Galileo (konsep geosentris dan konsep heliosentris), dikenal sebagai permulaan abad ilmu pengetahuan modern (kebenaran  berdasarkan induksi). Di awal abad 20 perkembangan ipa khususnya bidang fisika makin berkembang pesat setelah konsep fisika kuantum dan relativitas dan bermunculan beberapa fisikawan yang terkenal seperti newton. Hal tersebut perlu di rebisi dan penyesuaian dengan konsep ilmu pengetahuan ke ara pemikiran yang modern.  
Dari situlah manusia mulai mengetahui tentang tata surya beserta isinya (planet-planet). Yaitu mengetahui ada 8 planet, diantaranya adalah planet Merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, dan neptunus. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar